ICE GORENG

 

ZAMAN dulu sampai zaman sekarang, semua orang mengenal es krim. Sederhananya, es krim adalah suatu hal yang bersifat lembut dan dingin. Es krim juga bersahabat dekat dengan lemari es, untuk hasil yang tak menjadi cair atau meleleh.

Siapa sangka, di Banda Aceh ternyata ada es krim dengan ciri khas sedikit berbeda. Es krim di sini dipanaskan dengan cara digoreng. Namanya kemudian disebut “es krim goreng”.

Setahun lalu, es krim goreng sudah mewarnai sekitaran Taman Putroe Phang. Es krim goreng menjadi cemilan sore para penikmat kuliner di Banda Aceh. Tak usah heran dengan tampilannya. Bentuknya mirip kue singkong. Lebih fantastis ketika di atasnya dibubuhi keju, seres, dan susu kental manis. Hal itu membuat rasa es krim goreng menjadi semakin nikmat.

Ketika bulatan pada es krim tersebut dibelah, ada cairan dengan berbagai rasa di dalamnya. Es krim goreng ini mempunyai rasa cokelat, vanilla, strawberry, dan durian. Es krim ini semakin tampak beda ketika telah masuk ke dalam mulut. Rasanya renyah dan manis.

Bagi Anda penikmat es krim, silakan mencoba sajian yang satu ini. Es krim ini berbeda dengan yang biasa dijual di swalayan atau mini market. Apalagi, jika dibandingkan dengan es krim yang sering dijajakan keliling kota. Di sisi luar, kulit es krim sudah terlebih dahulu dibungkus dengan kulit lumpia. Tetap dimasukkan ke dalam lemari es agar es krimnya tidak mencair.

Ketika akan dinikmati, barulah es krim ini dikeluarkan dan dicelupkan ke dalam kuning telur. Selanjutnya, dileburi dengan tepung roti. Selesai itu, es krim ini digoreng ke dalam minyak yang panas agar kulit es krim dapat mudah mencoklat dan matang.

Saat disajikan, es krim ini sangat nikmat ditemani oleh susu kental manis, keju, dan seres. Memerlukan waktu yang singkat untuk menikmati makanan yang satu ini, jika Anda tidak ingin kelezatan es krimnya hilang sebelum memasuki mulut.

Penjaja es krim goreng di Taman Putroe Phang ini menjual es krim tersebut Rp10 ribu setiap porsi. Satu porsi es krim goreng didapatkan dengan 2 butir es dengan rasa yang sama. Es krim goreng juga menghasilkan keuntungan yang besar.

Menurut salah seorang penjual, ia membutuhkan Rp120 ribu rupiah untuk  modal setiap harinya. Seharinya ia mendapatkan labar sampai Rp500 ribu. “Es krim goreng, lumayanlah untuk hasil setiap harinya. Yang jajan kebanyakan mahasiswa dan anak-anak,” ujar Wawan, pekerja di es krim goreng Taman Putro Phang.

Ia menyebutkan, beberapa hari ini, es krim rasa vanilla stoknya kosong. Es krim satu itu, menurut dia, punya cita rasa yang luar biasa. “Lezatnya kalau dimakan saat baru siap digoreng,” kata Wawan.

Tunggu apa lagi? Buktikan segera!

    

Es krim goreng yang satu ini sangat cocok dijadikan sebagai hidangan penutup pada saat jamuan makan malam. Siapa yang tidak tergoda dengan kelezatan es krim yang legit dan manis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s